Arifatul Fauzi
Tampilan

Arifatul Choiri Fauzi (28 Juli 1969) adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam Kabinet Merah Putih. Ia dikenal sebagai tokoh perempuan yang berperan besar dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Ia juga aktif di Majelis Alimat Indonesia serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia terlibat dalam berbagai inisiatif sosial, termasuk Gerakan Nasional Anti Korupsi bersama NU dan Muhammadiyah, yang menunjukkan komitmennya pada nilai integritas dan keadilan sosial.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Dengarkan dan hargai pendapat anak. Perbanyaklah berdiskusi dengan anak."
- "Hal ini mungkin terdengar sederhana, tetapi jika terus diabaikan, jangan heran bila pada akhirnya anak lebih memilih berkomunikasi dengan gawainya daripada dengan orang tuanya."[2]
- "Jika menyapu hanya dengan satu batang lidi, hasilnya tentu berbeda dibandingkan dengan sapu yang terdiri dari banyak lidi. Begitu pula dengan kekuatan kita—ketika disatukan, kita mampu menghadapi berbagai persoalan di masyarakat lebih efektif."
- "Tangan kami mungkin tidak cukup kuat untuk merangkul seluruh perempuan dan ibu di Indonesia. Namun melalui kolaborasi, kami yakin upaya penguatan dan perlindungan anak dapat diwujudkan bersama."
- "Desa yang ideal adalah desa tanpa kasus stunting, tanpa kekerasan, dan di mana seluruh perempuan memiliki kesempatan untuk berdaya. Itulah visi besar yang ingin kita capai."[3]
- "Melalui Ruang Bersama Indonesia, kami ingin membangun desa yang idea, tanpa stunting, tanpa kekerasan terhadap perempuan dan anak, tanpa angka putus sekolah, serta menghadirkan lingkungan di mana para ibu memiliki kemandirian ekonomi."[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Profil Arifatul Choiri Fauzi, Tokoh NU yang Jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak". Narasi Tv. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ "Menteri PPPA Minta Orang Tua Tinggalkan Gawai Selama Satu Jam Sehari". Tempo. 5 Maret 2025 | 14.03 WIB. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ antaranews.com (2025-04-21). "Bersinergi, Menteri PPPA optimistis isu perempuan-anak bisa diatasi". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ antaranews.com (2025-05-19). "2025, Menteri Arifah targetkan 138 desa jadi Ruang Bersama Indonesia". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-03.