Apriyani Rahayu
Apriyani Rahayu adalah atlet bulutangkis Indonesia spesialis ganda putri dan ganda campuran ketika junior. Di level senior, dia menjadi pebulutangkis spesialis ganda putri. Atlet berdarah Tolaki ini merupakan peraih medali perunggu ganda putri Kejuaraan Dunia 2018 di Tiongkok dan 2019 di Swiss serta medali perak 2023 di Denmark dan medali perunggu Asian Games 2018 di Jakarta. Ia merupakan peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 dan berpasangan dengan Greysia Polii.
Pada akhir tahun 2011 di Klub Pelita Bakrie, Apriyani memulai karirnya sebagai atlet bulu tangkis. Kemudian pada pertengahan 2015, dia berpindah klub ke Jaya Raya Jakarta. Apriyani turut memperkuat bulutangkis Indonesia sejak tahun 2014 hingga 2016 di level junior. Di Kejuaraan Dunia Junior 2014 Apriyani berpasangan dengan Rosyita Eka Putri Sari di nomor ganda putri. Mereka meraih medali perak setelah dikalahkan pasangan Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan di final dengan skor 21–11, 21–14. Dua tahun kemudian pasangan Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan menjadi Juara Dunia dan meriah peringkat pertama pada tahun 2017.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "Kami sudah memberikan yang terbaik. (Kekalahan) ini menjadi dorongan bagi kami tim putri supaya bisa bekerja lebih keras lagi, supaya di tahun-tahun berikutnya bisa lebih baik." [2]
- "Adakalanya kita akan gagal. Bukan menjadi putus asa, kegagalan kiranya menjadi titik balik kebangkitan kita." [3]
- "Teruslah berjalan menggapai mimpi kalian karena saya pun masih ingin meraih mimpi-mimpi yang lain."[3]
- Tetaplah bersyukur dengan apa yang dikehendaki untuk dirimu, dan tetap bersyukur dengan semua yang telah direncanakan Alah. Karena semua itu yang terbaik untuk kita, sepahit apapun yang kita hadapi,[4]
- Allah membiarkan semuanya terjadi dengan satu alasan, semua adalah sebuah proses pembelajaran dan karena kami harus melewati setiap tingkatannya.[4]
- Saya punya mimpi dan saya punya takdir, saya tau mimpi saya tapi saya tidak tau takdir saya. Biarkan saya terus berusaha dan terus berdoa untuk mimpi saya. Dan Tuhan lah yang menentukan takdir.[4]
- "Saya tidak percaya bahwa ini adalah apa yang saya dapatkan," ucap Apriyani, dikutip dari laman resmi BWF. [4]
- "Saya benar-benar tidak berpikir saya akan sejauh ini karena yang saya pikirkan hanyalah bagaimana cara terus melaju, bagaimana terus mendorong dan (menghadapi) semua tantangan yang saya hadapi," imbuhnya. [4]
- "Saya benar-benar memaksakan diri untuk datang sejauh ini dan melakukan yang terbaik yang saya bisa," ucap Apriyani.[4]
- “Jangan merasa dirimu kecil, dan jangan juga merasa dirimu besar." [4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Apriyani Rahayu. 2025-11-11.
- ↑ "Kata Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Setelah Meraih Emas Olimpiade Tokyo". Tempo. 2 Agustus 2021 | 14.59 WIB. Diakses tanggal 2025-11-19.
- ↑ 3,0 3,1 Kompasiana.com (2021-08-11). "Simak, Pesan Bijak Apriyani Rahayu untuk Generasi Muda". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2025-11-19.
- ↑ 4,0 4,1 4,2 4,3 4,4 4,5 4,6 Santoso, Hadi (2018-02-16). "Sukses di Usia Muda, 5 Quote Inspiratif Ini Jadi 'Pegangan' Apriyani Rahayu". IDN Times. Diakses tanggal 2025-11-30.