Lompat ke isi

Anwar Ibrahim

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Dato' Seri Utama Haji Anwar bin Dato' Dr. Haji Ibrahim (lahir 10 Agustus 1947) adalah seorang politisi Malaysia yang menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia sejak 2022.[1][2]

  1. Pemimpin Venezuela dan istrinya ditangkap dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat dengan skala dan sifat yang tidak biasa. Tindakan semacam itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap hukum internasional dan merupakan penggunaan kekuatan secara tidak sah terhadap sebuah negara berdaulat.[3] - ia menilai penangkapan Maduro merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara.
  2. Apa pun alasannya, penggulingan paksa terhadap seorang kepala pemerintahan yang sedang menjabat melalui tindakan eksternal menetapkan preseden yang berbahaya.[3] - ia menegaskan penahanan paksa terhadap kepala pemerintahan yang masih menjabat dapat membahayakan hubungan internasional.
  3. Rakyat Venezuela-lah yang berhak menentukan masa depan politik mereka sendiri.[3] - ia mengecam tindakan penangkapan pemimpin negara terhadap negara lain.
  4. Seperti yang telah ditunjukkan sejarah, perubahan kepemimpinan yang terjadi secara tiba-tiba akibat kekuatan eksternal akan membawa lebih banyak mudarat daripada manfaat.[3] - ia mengingatkan perubahan kepemimpinan secara paksa justru berisiko memperburuk kondisi negara yang tengah menghadapi krisis berkepanjangan.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Post, The Jakarta. "Malaysian opposition leader Anwar appointed prime minister - Asia & Pacific". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-05.
  2. Post, The Jakarta. "Anwar Ibrahim sworn in as Malaysia's prime minister - Asia & Pacific". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-05.
  3. 3,0 3,1 3,2 3,3 "Sederet Respons Internasional soal AS Tangkap Presiden Venezuela". kumparan. Diakses tanggal 2026-01-05.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai: