Annemarie Schimmel
Tampilan

Annemarie Schimmel (7 April 1922 – 26 Januari 2003) adalah seorang Orientalis dan ahli sejarah agama-agama asal Jerman[1] yang banyak menulis tentang Islam, khususnya Sufisme. Ia mengajar di Universitas Harvard dan menjabat sebagai profesor hingga tahun 1992[2]. Setelah pensiun dari Universitas Harvard, ia kembali ke Jerman, meneruskan menulis serta mengajar di Bonn[3].
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Di balik semua keindahan, seorang mistikus melihat sebuah bukti adanya sumber keindahan abadi. Bagaikan batu rubi yang merupakan inti dari sebongkah batu, ia tercipta menjadi permata bernilai tinggi melalui kesabaran dan tetesan darah.[4]
- Bagi saya, belajar adalah mengubah pengetahuan dan pengalaman menjadi kebijaksanaan dan cinta, untuk mendewasakan — sebagaimana menurut adat Timur, kerikil biasa dapat berubah menjadi batu rubi asalkan ia dengan sabar menyerap sinar matahari dan menumpahkan darahnya sendiri dalam pengorbanan yang agung.[5]
- Kata-kata adalah amanah yang dipercayakan kepada manusia, yang harus dijaga dan tidak boleh dilemahkan, dipalsukan, atau dihancurkan dengan terlalu banyak bicara; karena kata-kata memiliki kekuatan tersendiri yang tak terukur. Kekuatan kata ini menjadi tanggung jawab yang luar biasa bagi seorang penyair, terlebih lagi bagi seorang penerjemah, yang dengan satu kekeliruan nuansa saja dapat menyebabkan kesalahpahaman yang berbahaya.[6]
- Mungkin saya kafir dan mungkin juga saya mukmin. Ilmu tentang semua ini berada di tangan Tuhan. Tetapi aku ingin menazarkan diriku sebagai seorang hamba yang bersih; nazar untuk seorang figure agung Muhammad Rasulullah.[7]
- Belajar adalah mengubah pengetahuan dan pengalaman menjadi kearifan dan kasih sayang, untuk menjadi ‘dewasa’.[7]
- Ada satu wilayah dimana perempuan benar-benar menikmati hak yang sama, dan itu adalah dalam mistisisme (spiritualitas), meskipun perempuan yang sempurna masih dikatakan sebagai “priaTuhan”. Kekaguman atas kaum perempuan yang saleh dan berilmu serta bertakwa merupakan komponen yang telah dikenal luas dalam sejarah Islam, dan kepada merekalah telaah ini mengarahkan perhatiannya. Entah itu perempuan dalam wujud tokoh sejarah atau sebagai lambang jiwa manusia yang merindukan Tuhan.[7]
- "It is better to restore one dead heart to eternal life than to restore to life a thousand dead bodies.” [8]Artinya lebih baik menghidupkan kembali satu hati yang mati daripada menghidupkan kembali seribu tubuh yang mati.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Antes, Peter (2005). "Schimmel, Annemarie | Encyclopedia.com". www.encyclopedia.com. Diakses tanggal 19 November 2025.
- ↑ "Annemarie Schimmel first to teach Indo-Muslim culture | History of Islamic Studies at Harvard". Diakses tanggal 19 November 2025.
- ↑ Asani, Ali; Graham, William (16 Desember 2004). "Annemarie Schimmel". Harvard Gazette. Diakses tanggal 19 November 2025.
- ↑ Schimmel, Annemarie. 1975. Mystical Dimensions of Islam. Chapel Hill: University of North Carolina Press. ISBN 0-8078-1271-4.
- ↑ Schimmel, Annemarie (1994-07-14). 1993 (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. doi:10.1093/oso/9780195083392.003.0014. ISBN 978-0-19-508339-2. Diakses tanggal 19 November 2025. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ↑ Schimmel, Annemarie (1996-03). "A Good Word is Like a Good Tree". Diakses tanggal 19 November 2025.
- ↑ 7,0 7,1 7,2 Fuadah, Anis Fachrotul (2018-07-04). "Annemarie Schimmel dan Aspek Feminin dalam Spiritualitas Islam". swararahima.com. Diakses tanggal 2025-11-30.
- ↑ "Annemarie Schimmel Quotes (Author of Mystical Dimensions of Islam)". www.goodreads.com. Diakses tanggal 2025-12-13.