Lompat ke isi

Anne-Marie

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Anne-Marie
Wikipedia memiliki artikel ensiklopedia mengenai:

Anne-Marie Rose Nicholson (lahir 7 April 1991) adalah penyanyi dan penulis lagu Inggris. Ia telah merilis berbagai singel yang masuk tangga lagu di UK Singles Chart, termasuk Clean Bandit "Rockabye", yang mencapai puncak di nomor satu, serta "Alarm", "Ciao Adios", "Friends", "2002", "Don't Play" dan "Kiss My".[1]

Anne-Marie dinominasikan untuk empat penghargaan di Brit Awards 2019, termasuk Artis Solo Wanita Inggris Terbaik. Sampai saat ini, ia telah dinominasikan untuk sepuluh Brit Awards dan juga menerima nominasi untuk Billboard Music Award dan Grammy Award. Ia telah menandatangani kontrak dengan Asylum Records sejak 2015. Dari 2021 hingga 2023, Anne-Marie tampil sebagai pelatih di kompetisi menyanyi televisi The Voice UK.[2]

Merayakan perempuan

[sunting | sunting sumber]
  • "I feel like the world is suffocated with bad news stories. So it’s really important to have a day that’s focused solely on women and their success stories. I try to celebrate women every day and am lucky to have such strong women in my life, including my mum and sister."[3]
    • Rasanya dunia ini sesak oleh berita-berita buruk. Jadi, sangat penting untuk memiliki hari yang berfokus sepenuhnya pada perempuan dan kisah sukses mereka. Saya berusaha merayakan perempuan setiap hari dan beruntung memiliki perempuan-perempuan kuat dalam hidup saya, termasuk ibu dan saudara perempuan saya.

Berkarier di bidang yang didominasi laki-laki

[sunting | sunting sumber]
  • "It can be quite an intimidating place. However, I have always been opinionated and outspoken about my own path and career: I try to promote women as much as possible by supporting other new artists and other women in the music industry. Whenever I go on tour, I try to take new, young female artists with me so they can get experience of being on the road."[3]
    • Pekerjaan ini bisa jadi cukup mengintimidasi. Namun, saya selalu berpendirian teguh dan blak-blakan tentang perjalanan dan karier saya sendiri: Saya berusaha mempromosikan perempuan semaksimal mungkin dengan mendukung artis-artis baru dan perempuan lain di industri musik. Setiap kali saya tur, saya selalu mengajak artis-artis perempuan muda yang baru agar mereka bisa mendapatkan pengalaman tur.

Tumbuh dengan ADHD

[sunting | sunting sumber]
  • "Being a karate champion, I was such a perfectionist at a young age, and wanted to win at everything sporty. I was that kid who wouldn’t stop until they got it right. But when it came to exams and learning, my attention span became a massive problem. I didn’t get diagnosed with ADHD until I was in college, so until then schoolteachers thought I just didn’t care. The truth was I couldn’t concentrate. People would call out “Goldfish! Goldfish!” in lessons as I wasn’t following whatever was being taught. It was pretty embarrassing."[1]
    • Sebagai juara karate, saya sangat perfeksionis sejak kecil, dan ingin menang dalam segala hal yang berhubungan dengan olahraga. Saya anak yang pantang menyerah sampai berhasil. Tapi ketika ujian dan pembelajaran tiba, rentang perhatian saya menjadi masalah besar. Saya baru didiagnosis ADHD saat kuliah, jadi sampai saat itu guru-guru di sekolah mengira saya tidak peduli. Kenyataannya, saya tidak bisa berkonsentrasi. Orang-orang akan berteriak, "Ikan Mas! Ikan Mas!" (olokan yang sinonim dengan 'bodoh' atau 'lamban berpikir') di kelas karena saya tidak mengikuti apa pun yang diajarkan. Rasanya cukup memalukan.
  • "Along with the ADHD I was a bit sad, too. While I had a brilliant time at home and on stage, I had a crap time at secondary school and lost who I was completely. I went totally silent. When I became a teenager, I thought the most important thing was to fit in – to be friends with a certain group of people and to spend my time focusing on being cool and pretty instead of being happy."[1]
    • Selain ADHD, saya juga agak sedih. Meskipun saya bersenang-senang di rumah dan di atas panggung, saya mengalami masa-masa sulit di sekolah menengah dan kehilangan jati diri saya sepenuhnya. Saya menjadi sangat pendiam. Ketika remaja, saya pikir yang terpenting adalah bisa diterima – berteman dengan sekelompok orang tertentu dan menghabiskan waktu saya dengan berfokus pada menjadi keren dan cantik, alih-alih menjadi bahagia.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1,0 1,1 1,2 Gibsone, Harriet (29 Juli 2023). "Anne-Marie: 'These days, I have gherkins, tomatoes, avocado and bananas on my rider rather than candy floss'". The Guardian. Diakses tanggal 2025-12-06.
  2. Slater, Jack (3 September 2020). "Who is The Voice coach Anne-Marie and what songs is she best known for?". Metro. Diakses tanggal 2025-12-06.
  3. 3,0 3,1 "'I Celebrate Women Every Day' – Anne-Marie Talks Female Empowerment". Grazia. 10 Maret 2020. Diakses tanggal 2025-12-06.