Angie Thomas
Angie Thomas (Jackson, Mississippi, Amerika Serikat pada 20 September 1988) adalah penulis Amerika.[1] Angie Thomas mendapatkan pengakuan luas melalui novel pertamanya, The Hate U Give (2017). Novel ini bermula dari cerita pendek yang ia tulis pada masa kuliah, terinspirasi oleh pengalaman pribadi dan kejadian nyata tentang kekerasan polisi terhadap warga kulit hitam. Karya ini berhasil menjadi #1 di New York Times bestseller, serta menerima sejumlah penghargaan prestisius dan diadaptasi menjadi film besar pada 2018.
Angie Thomas diposisikan sebagai pembicara utama dan penulis terlaris yang karyanya berpusat pada isu keadilan sosial, pengalaman komunitas Afrika-Amerika, serta pemberdayaan generasi muda lewat narasi otentik. Novel debutnya The Hate U Give tidak hanya sukses secara komersial tetapi juga menerima berbagai penghargaan termasuk Boston Globe–Horn Book Award dan Goodreads Choice Awards. Buku-bukunya sering masuk daftar bestseller New York Times, termasuk novel tentang musik dan budaya hip-hop seperti On the Come Up, serta karya-karya terbaru yang mencakup fiksi muda dan fantasi. Thomas melihat tulisannya sebagai bentuk aktivisme yang bertujuan memecah stereotip dan membangun empati pembaca.[2][3]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- "What’s the point of having a voice if you’re gonna be silent in those moments you shouldn’t be?"[4]
- Terjemahan: Apa gunanya bersuara jika Anda akan diam di saat-saat yang seharusnya tidak Anda diamkan?
- "You just have to find your activism, and don't let anyone tell you what that should look like. If you're doing the work, and you're getting someone to think, you're on the right path."[5]
- Terjemahan: Anda hanya perlu menemukan aktivisme Anda sendiri, dan jangan biarkan siapa pun memberi tahu Anda seperti apa seharusnya aktivisme itu. Jika Anda melakukan pekerjaan itu, dan Anda membuat seseorang berpikir, Anda berada di jalan yang benar.
- "For many of us, we let fear determine so many aspects of our life, and then we also let the opinions of others determine so many aspects of our life … don’t be afraid to go after your dreams."[6]
- Terjemahan: Bagi banyak dari kita, kita membiarkan rasa takut menentukan begitu banyak aspek kehidupan kita, dan kemudian kita juga membiarkan pendapat orang lain menentukan begitu banyak aspek kehidupan kita… jangan takut untuk mengejar impianmu.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "About". Angie Thomas (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-31.
- ↑ "Angie Thomas | Keynote Speaker | AAE Speakers Bureau". www.aaespeakers.com. Diakses tanggal 2026-01-31.
- ↑ "Angie Thomas | AdLit". www.adlit.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-31.
- ↑ "Top 280 Angie Thomas Quotes (2026 Update) - QuoteFancy". quotefancy.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-31.
- ↑ "Angie Thomas Quotes". Citatis.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-31.
- ↑ Gibbs, Alexandra (2019-03-21). "I'd probably have pursued writing sooner, if I didn't let fear get in the way, says author Angie Thomas". CNBC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-31.