Lompat ke isi

Andreas Kurniawan

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Andreas Kurniawan adalah seorang psikiater yang berdomisili di Jakarta dan dikenal melalui karya-karya tulisnya. Ia telah menerbitkan dua buku bersama Gramedia Pustaka Utama, yaitu Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring dan Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya.[1]

  • "Menangis ataupun marah, jangan lupa untuk bernapas. Mengembuskan nafas adalah cara tercepat untuk meredakan rasa sakit. Bernafas adalah tanda bahwa kita masih hidup."
  • "Jadi, sebenarya rasa sedih dan senang itu sama-sama normal dan wajar, sayangnya rasa sedih kurang populer saja. Kita sebagai manusia lebih mengidolakan rasa senang dibandingkan saudaranya, rasa sedih."
  • "Pada dasarnya, cinta dan duka adalah dua sisi dari koin yang sama. Di satu sisi terukir semua kenangan kita bersama orang tersebut. Semakin besar ukuran kenangannya dan semakin indah ukirannya, maka akan berhubungan juga dengan ukuran dan ukiran di sisi sebaliknya, yaitu duka."
  • "Di dunia yang terburu buru ini, mungkin kita memang perlu beradaptasi. Bahkan, berduka pun perlu dilakukan secara terburu buru. Bagaimanapun, bukankah orang yang berduka perlu segera kembali ke kehidupan orang-orang normal."
  • "Sadarilah bahwa keheningan bisa membantu juga. Kita bisa belajar mandiri, menjalani hidup sendiri sebisa kita. Keheningan adalah sisi lain dari bisingnya dunia. Ramai dan hening, koneksi dan sepi, adalah suatu keseimbangan yang juga akan kita cari dalam hidup."
  • "Kadang, kita membawa sisa perasaan tersebut ke masa depan. Seperti halnya piring yang tidak bisa digunakan bila kita tidak menyingkirkan sisa makanan dan mencucinya, maka hati kita yang berduka pun tidak bisa digunakan dengan baik bila tidak dicuci."[2]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Astuti, Tia Agnes. "Gak Cuma Psikiater, dr Andreas Kurniawan Sukses Dikenal Sebagai Penulis". detikpop. Diakses tanggal 2025-12-01.
  2. Munir, Ruslan Abdul (2025-05-01). "Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring". IDN Times. Diakses tanggal 2025-12-01.