Andrea Ghez
Andrea Mia Ghez (lahir 16 Juni 1965) adalah seorang astronom Amerika Serikat yang dianugerahi Hadiah Nobel Fisika tahun 2020 (bersama Roger Penrose dan Reinhard Genzel) atas penemuannya mengenai lubang hitam supermasif di pusat Galaksi Bima Sakti. Dengan menggunakan teknik pencitraan canggih seperti speckle imaging dan optik adaptif di Observatorium Keck, ia dan timnya mampu melacak orbit bintang-bintang individu di dekat pusat galaksi, yang mengarah pada kesimpulan bahwa objek pusat yang gelap, Sagittarius A*, memiliki massa sekitar 4 juta kali massa Matahari dan hanya dapat dijelaskan sebagai lubang hitam supermasif. Ghez adalah perempuan keempat yang menerima Hadiah Nobel Fisika dan saat ini menjabat sebagai profesor di University of California, Los Angeles.[1]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- While I don't believe that the ability to do science is different between the genders, having a family is a very different enterprise both physically as well as socially for women and men. So I think women are still faced with the choice between pursuing their careers to the fullest or having a family, but I really want to recognize that institutions play an incredibly important role in enabling women to succeed.[2]
- Meskipun saya tidak percaya bahwa kemampuan untuk melakukan sains berbeda antara jenis kelamin, memiliki keluarga adalah perihal yang sangat berbeda baik secara fisik maupun sosial bagi perempuan dan laki-laki. Jadi saya pikir perempuan masih dihadapkan pada pilihan antara mengejar karier mereka secara maksimal atau memiliki keluarga, tetapi saya benar-benar ingin mengakui bahwa institusi pendidikan memainkan peran yang sangat penting dalam memungkinkan perempuan untuk berhasil.[2]
- I think in our culture tremendous biases exist against women in the physical sciences and engineering, and in the sciences in general. And these are unspoken biases, so they're things that women have to fight against without them being explicit. What Summers did was make the issue explicit and open discussion, which I think was very helpful. I, of course, don't think there are any intrinsic aptitude differences, but I do think that there are strong cultural biases against women going into these fields. [3]
- Saya pikir dalam budaya kita terdapat bias yang sangat besar terhadap perempuan dalam ilmu fisika dan teknik, dan dalam sains secara umum. Dan ini adalah prasangka yang tidak terucapkan, sehingga ada hal-hal yang harus dilawan oleh perempuan tanpa menjadi eksplisit. Apa yang dilakukan Summers (Lawrence Summer, President Harvard) menjadikan isu tersebut nyata dan membuka ruang diskusi, yang menurut saya sangat membantu. Tentu saja, saya tidak berpikir ada perbedaan bakat intrinsik apa pun, tetapi saya pikir ada prasangka budaya yang kuat terhadap perempuan yang memasuki bidang sains.[3]
- Every opportunity comes with privilege and responsibility. I really take that seriously. [4]
- Setiap peluang hadir bersamaan dengan hak istimewa dan tanggung jawab. Saya benar-benar menanggapi hal itu dengan serius.[4]
- I think the most important thing you can do to encourage girls and young women into science is to show them that it's possible, that it's an allowed path. And the best way to do that is to put role models in front of them, to show them that there are women in these fields.[5]
- Hal terpenting yang dapat anda lakukan untuk mendorong anak perempuan dan perempuan muda menekuni dunia sains adalah dengan menunjukkan kepada mereka bahwa hal tersebut mungkin, dan pilihan tersebut diperbolehkan. Dan cara terbaik melakukannya adalah menempatkan panutan di hadapan mereka, menunjukkan kepada mereka keberhasilan perempuan di bidang sains.[5]
Sumber Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Gregersen, Erik (14 Oktober 2020). "Andrea Ghez". Britannica. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
- ↑ 2,0 2,1 "Interview with Andrea Ghez | ICTP". www.ictp.it. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ 3,0 3,1 "Galactic Explorer Andrea Ghez". www.pbs.org (dalam bahasa American English). 2006-10-31. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ 4,0 4,1 Lerner, Louise (2020-12-08). "Astronomer Andrea Ghez on the responsibility that comes with a Nobel Prize | University of Chicago News". news.uchicago.edu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ 5,0 5,1 "NOVA | Monster of the Milky Way | Galactic Explorer | PBS". www.pbs.org. Diakses tanggal 2025-12-03.