Andi Depu Maraddia Balanipa
Tampilan
Sugiranna Andi Sura atau Andi Depu Maraddia Balanipa lahir pada tanggal 1 Agustus 1907 dan wafat pada tanggal 18 Juni 1985.[1] Beliau adalah seorang pahlawan nasional Indonesia wanita asal Mandar, Sulawesi Barat.[2] Ia merupakan putri Raja Balanipa La’ju Kanna Idoro.[3]
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Lumbangpai Batangngu, Muliai Pai Bakkeu, Anna Lumbango Bandera[4][5]
- Biarlah saya gugur, mayatku kalian langkahi, baru bisa kau turunkan bendera ini
- Moa’ namunduro-o mie’ Tommuane, alai mai lasomu![6][7]
- Jika kalian para lelaki mundur dari pertempuran ini, lebih baik kelelakianmu itu diserahkan kepada kami!
- Sekali berjuang tetap berjuang, merdeka atau mati demi bangsaku![8]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Andi Depu, Bercerai dengan suami demi lawan penjajah". detik.com. 2018-11-10. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ "Bercerai Demi Republik". historia.id. 2023-05-03. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ "Bercerai Demi Republik". historia.id. 2023-05-03. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ↑ "Kisah Andi Depu, Pejuang Wanita yang nekat terobos tentara Belanda demi mempertahankan Merah Putih". Sindo.com. 2022-05-11. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ "Kisah Andi Depu, Pejuang Wanita yang nekat terobos tentara Belanda demi mempertahankan Merah Putih". Sindo.com. 2022-05-11. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ "Andi Depu, Kartini Pemberani dari Sulbar". Sulbarkita.com. 2015-09-30. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ "Andi Depu, Kartini Pemberani dari Sulbar". Sulbarkita.com. 2015-09-30. Diakses tanggal 2025-12-04.
- ↑ "Biografi pahlawan Hajjah Andi Depu Maraddia Balanipa". Google Books. 1991. Diakses tanggal 2025-12-04.