Lompat ke isi

Aminah binti Wahb

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.

Aminah binti Wahab, seorang wanita mulia yang menjadi sosok ibu dari utusan terakhir Allah, Nabi Muhammad SAW. Aminah dikenal sebagai wanita yang berakhlak mulia dan sangat dihormati di kalangan masyarakat Makkah pada masanya. Sebagai ibu dari Nabi Muhammad, perannya sangat penting dalam membentuk pribadi Rasulullah, meskipun ia hanya memiliki waktu yang singkat bersama putranya.[1]

  1. Setiap yang hidup akan mati. Setiap yang baru akan lapuk. Dan setiap yang besar akan fana. Aku mati sedeng namaku abadi. Telah kutinggalkan kebaikan dan kulahirkan kesucian.[2]
  2. Semoga Keberkahan Allah menyertaimu, Wahai Putraku. Wahai putra seorang pahlawan yang gugur di medan peperangan. [3]
  3. Engkau akan diutus untuk seluruh ummat manusia. [3]
  4. Sungguh, aku tidak merasakan kehamilan anakku, Muhammad, karena aku tidak merasa ngidam dan tidak merasa berat sebagaimana dirasakan para perempuan yang sedang hamil.[4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Baznas. "Ibu Nabi Muhammad: Peran Aminah dalam Membesarkan Sang Rasul". baznas.go.id. Diakses tanggal 2025-12-06.
  2. "Pesan Ibunda Rasulullah SAW Sebelum Wafat". ANNAHLBSDCITY. 2017-10-24. Diakses tanggal 2025-12-06.
  3. 3,0 3,1 Ulum, Muhammad Bachrul (2020-05-19). "Syair Sayyidah Aminah di Hari Kelahiran Rasulullah | Bincang Syariah". BincangSyariah | Portal Islam Rahmatan lil Alamin. Diakses tanggal 2025-12-06.
  4. "Kisah Siti Aminah saat Mengandung Nabi Muhammad, Ada Peristiwa Luar Biasa". kehamilan. Diakses tanggal 2025-12-06.