Lompat ke isi

Amina J. Mohammed

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Amina J. Mohammed

Amina J. Mohammed (27 Juni 1961)[1] adalah spesialis pembangunan dan lingkungan asal Nigeria yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia memimpin proses yang menghasilkan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan penciptaan SDGs serta telah menerima berbagai gelar kehormatan dan penghargaan internasional.[2]

  1. We must step up our efforts to ensure that all girls and boys, including the poorest and most marginalised, are able to complete their primary and secondary education.[3]
    • Artinya: Kita harus meningkatkan upaya kita untuk memastikan bahwa semua anak perempuan dan laki-laki, termasuk yang termiskin dan paling terpinggirkan, dapat menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah mereka.
  2. Advancing gender equality and amplifying the voices of these young women needs to be at the center of all our work.
    • Artinya: Memajukan kesetaraan gender dan memperkuat suara para perempuan muda ini harus menjadi pusat dari seluruh pekerjaan kita.
  3. Many girls have competing demands on their time due to care and household responsibilities.
    • Artinya: Banyak anak perempuan menghadapi tuntutan waktu yang saling bersaing akibat tanggung jawab pengasuhan dan pekerjaan rumah tangga.
  4. Many families face the difficult choice of which of their children will get an education due to financial constraints–and many times, boys are chosen over girls.
    • Artinya: Banyak keluarga dihadapkan pada pilihan sulit tentang anak mana yang akan mendapatkan pendidikan karena keterbatasan finansial—dan sering kali, anak laki-laki dipilih dibandingkan anak perempuan.
  5. Girls education is particularly under threat in emergencies and for children on the move and we need to continue to empower this next generation of women leaders through a quality education.
    • Artinya: Pendidikan anak perempuan sangat terancam dalam situasi darurat dan bagi anak-anak yang berpindah tempat, sehingga kita perlu terus memberdayakan generasi pemimpin perempuan berikutnya melalui pendidikan yang berkualitas.
  6. Without investing in youth to create an enabling environment for them to learn and acquire skills for decent work, sustainability, climate change awareness and global citizenship, we will not deliver on our promise for the future we want.[4]
    • Artinya: Tanpa berinvestasi pada generasi muda untuk menciptakan lingkungan yang mendukung agar mereka dapat belajar dan memperoleh keterampilan untuk pekerjaan yang layak, keberlanjutan, kesadaran perubahan iklim, dan kewarganegaraan global, kita tidak akan mampu mewujudkan masa depan yang kita inginkan.
  7. Every door you open helps promote opportunity. Every right you secure is another brick in the building of a better world.[5]
    • Artinya: Setiap pintu yang kamu buka membantu menciptakan kesempatan. Setiap hak yang kamu amankan adalah batu lain dalam membangun dunia yang lebih baik.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Amina J. Mohammed   | Planetary Security Initiative". www.planetarysecurityinitiative.org. Diakses tanggal 2025-12-13.
  2. admin (2022-11-08). "Amina J. Mohammed". XVI Regional Conference on Women in Latin America and the Caribbean (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 2025-12-13.
  3. "Statement by UN Deputy Secretary-General Amina J. Mohammed at ECW High-Level Steering Group". Education Cannot Wait (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-13.
  4. "Education Cannot Wait Interviews Amina J. Mohammed, Deputy Secretary-general of the United Nations". Education Cannot Wait (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-12-13.
  5. International Women's Day: Amina Mohammed - UN Deputy Secretary-General (dalam bahasa Inggris (Britania)).