Lompat ke isi

Ali Hazelwood

Dari Wikikutip bahasa Indonesia, koleksi kutipan bebas.
Ali Hazelwood

Ali Hazelwood adalah nama pena seorang mantan profesor ilmu saraf kelahiran Italia yang kini tinggal di Amerika Serikat, yang meninggalkan dunia akademik untuk fokus menulis. Ia dikenal sebagai penulis semi-anonim dan best-seller, khususnya karena karya-karya roman STEM-nya yang populer, termasuk novel debutnya The Love Hypothesis yang diterbitkan pada 2021.[1]

  1. It's okay to feel vulnerable. I try to let my characters voice their struggles and insecurities–it’s okay if they have to go through a long journey before fully understanding who they really are and what they need to be!
    • Artinya: Tidak apa-apa merasa rentan. Saya berusaha membiarkan karakter-karakter saya mengungkapkan perjuangan dan ketidakamanannya—tidak apa-apa jika mereka harus menjalani perjalanan panjang sebelum benar-benar memahami siapa diri mereka sebenarnya dan apa yang mereka butuhkan!
  2. The more I write, the more I am starting to know myself.
    • Artinya: Semakin banyak saya menulis, semakin saya mulai mengenal diri sendiri.
  3. Make sure you find a writing community, and that you surround yourself with people who motivate and encourage you![2]
    • Artinya: Pastikan kamu menemukan komunitas menulis dan mengelilingi dirimu dengan orang-orang yang memotivasi dan mendukungmu!
  4. Edit forward. Don’t go back and edit what you’ve already written, just finish the first draft and make notes of things to change later. You can’t edit something you haven’t written, so getting a even very bad first draft is the most important thing.
    • Artinya: Editlah ke depan. Jangan kembali untuk mengedit apa yang sudah kamu tulis; selesaikan saja draf pertama dan buat catatan tentang hal-hal yang ingin diubah nanti. Kamu tidak bisa mengedit sesuatu yang belum ditulis, jadi mendapatkan draf pertama—meskipun sangat buruk—adalah hal yang paling penting.
  5. Writing can be lonely, so make sure you have a great support network gathered around you.[3]
    • Artinya: Menulis bisa terasa sunyi, jadi pastikan kamu memiliki jaringan dukungan yang baik di sekitarmu.
  6. Reading anything is reading. It doesn't matter if you are listening to it with your eyeballs or with your ears. It’s the same thing.
    • Artinya: Membaca apa pun tetaplah membaca. Tidak masalah apakah kamu membacanya dengan mata atau mendengarkannya dengan telinga. Itu tetap sama saja.
  7. "I find rare and antique books and manuscripts so fascinating."
    • Artinya: Saya merasa buku-buku dan naskah-naskah langka serta kuno sangat menarik.
  8. Reading, in general, is so important for me. Like, whenever there is something that isn’t going well for me, all I want is just to read a book and to have something that either makes me happy or that makes me think.[4]
    • Artinya: Secara umum, membaca sangat penting bagi saya. Misalnya, kapan pun ada sesuatu yang tidak berjalan baik dalam hidup saya, yang saya inginkan hanyalah membaca sebuah buku yang bisa membuat saya bahagia atau memikirkan sesuatu.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Carlin, Shannon. 'Love, Theoretically' Is on TIME’s List of the 50 Best Romance Novels (dalam bahasa Inggris).
  2. Editors, She Writes (2024-11-21). "Exclusive Interview with Ali Hazelwood on Her Spotify-Exclusive Novella". She Writes (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-19.
  3. Kirichanskaya, Michele (2024-03-28). "Interview with Ali Hazelwood, Author of Bride". Geeks OUT (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-19.
  4. "Ali Hazelwood Has Published Five Books This Year. What's One More?". Harper's BAZAAR (dalam bahasa American English). 2025-09-26. Diakses tanggal 2025-12-19.