Alexia Putellas
Tampilan
Alèxia Putellas Segura (lahir 4 Februari 1994), dikenal sebagai Alexia Putellas merupakan pemain sepak bola profesional Spanyol yang berasal dari wilayah Catalonia. Alexia Putellas bermain sebagai gelandang atau penyerang untuk FC Barcelona Femení yang berkompetisi di Liga F atau Divisi Primera Wanita Spanyol dan bermain untuk Tim Nasional Wanita Spanyol. Alexia Putellas dikenal luas sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat dengan berbagai perolehan penghargaan klub dan individu seperti penghargaan Ballon d'Or serta penghargaan pemain terbaik UEFA.
Kutipan
[sunting | sunting sumber]- Football belongs to everyone. Artinya Sepak bola adalah milik semua orang. [1]
- We want them to enjoy this and see themselves reflected in us, to see football as a show and a competition. I hope this inspires many people to give their best, not only in sports but in any area of life. Artinya, Kami ingin mereka (penonton) menikmati ini (permainan sepak bola) dan melihat diri mereka tercermin dalam diri kami, melihat sepak bola sebagai pertunjukan dan kompetisi. Saya harap ini menginspirasi banyak orang untuk memberikan yang terbaik, tidak hanya dalam olahraga tetapi juga dalam bidang kehidupan lain. [2]
- I see football collectively, everybody equal. At first, it was difficult to manage the attention. I was very introverted. And when the individual awards started arriving it was like: ‘I don’t understand this’. With time, I came to feel: ‘Well, they’ve put you there, fate wanted you there: use it.’ A lot of what I did wasn’t for me, but to make the game grow. Artinya, Saya memandang sepak bola secara kolektif, semua orang setara. Awalnya, sulit untuk mengelola perhatian karena saya sangat introvert. Dan ketika penghargaan individu mulai berdatangan, rasanya seperti: 'Saya tidak mengerti ini'. Seiring waktu, saya mulai merasa: 'Yah, mereka telah menempatkanmu disana, takdir menginginkanmu disana: manfaatkanlah.' Banyak hal yang saya lakukan bukan untuk diri saya sendiri, melainkan untuk mengembangkan olahraga ini (sepak bola). [3]
- Physically you can be good, but if mentally you’re not there, you’re tense, you can’t control yourself as you did. Artinya, Secara fisik kamu bisa baik-baik saja, tapi semisal secara mental kamu tidak ada (tidak baik-baik saja), kamu tegang, kamu tidak bisa mengendalikan diri seperti sebelumnya. [3]
- I agree 100% that elite sport is not healthy, neither mentally nor physically. Of course, there’s a very positive side, like playing in great stadiums in front of thousands of people and experiencing this profession at the highest level. But the truth is, you no longer play sport to take care of yourself or to stay healthy, it becomes your job. Artinya, Saya setuju 100% bahwa olahraga elit itu tidak sehat, baik secara mental maupun fisik. Tentu saja, terdapat sisi positifnya, seperti bermain di stadion-stadion megah di hadapan ribuan orang dan merasakan profesi ini di level tertinggi. Namun nyatanya, Anda tidak lagi berolahraga untuk merawat diri sendiri atau menjaga kesehatan, olahraga telah menjadi pekerjaan Anda. [4]
- We will join together for the effort we make every day and we will join all the girls and boys who today dream of being like us. Artinya, Kami akan bersatu untuk usaha yang kami lakukan setiap hari dan kami akan bergabung dengan seluruh anak-anak gadis dan laki-laki yang hari ini bermimpi menjadi seperti kami (bemain sebagai pemain sepak bola). [5]
- “Football is more than a game; it’s where I lose and find myself.”[1]Artinya sepak bola lebih dari sebuah permainan, sepak nola adalah temaot dimana saya kalah dan menemukan diri saya yang sesungguhnya.
- “Victory tastes sweeter when you’ve fought through every obstacle.” Artinya, "Kemenangan terasa lebih manis ketika Anda telah berjuang melewati setiap rintangan."[2]
- “Every goal is a chapter in my story, every assist a testament to teamwork.” Artinya, "Setiap gol adalah bab dalam kisahku, setiap assist adalah bukti kerja sama tim."[2]
- “I play with heart; it’s my greatest strength.” Artinya, Saya bermain dengan sepenuh hati; itu adalah kekuatan terbesar saya."[2]
- “Winning the Ballon d’Or wasn’t the end, but the beginning.” Artinya, "Memenangkan Ballon d’Or bukanlah akhir, melainkan awal."[2]
- “A great team is built on mutual respect and relentless effort.” Artinya, "Tim yang hebat dibangun atas dasar saling menghormati dan usaha tanpa henti."[2]
- “I’m not sure 2021 has really sunk in for me yet, nor have the last few months really. But I’m just going to carry on and hopefully even more success will come.” Artinya, "Saya tidak yakin apakah tahun 2021 benar-benar telah meresap ke dalam diri saya, begitu pula beberapa bulan terakhir ini. Tapi saya akan terus maju dan semoga kesuksesan yang lebih besar akan datang."[3]
- “I think every World Cup is better than the one before it." "Everything is evolving and I’m sure that, within the next two, three or five years, women’s football will look totally different to how it does now.” Artinya, Saya pikir setiap Piala Dunia lebih baik daripada yang sebelumnya." "Semuanya berkembang dan saya yakin bahwa, dalam dua, tiga, atau lima tahun ke depan, sepak bola wanita akan terlihat sangat berbeda dari sekarang."[3]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- Football Has No Gender The Players Tribune
- Alexia Putellas eyeing up history for Spain at Women's EURO 2025. UEFA.com
- Alexia Putellas: ‘The cruciate, the meniscus: you’ve closed that cycle. Done. I felt free’ The Guardian
- Alexia Putellas: “Professional sport is not healthy” Mundo Deportivo
- Alexia Putellas: Spain star says women need institutions to show 'courage and leadership' BBC
- ↑ Quotes, Football (2024-08-29). "50 Alexia Putellas Quotes (Imaginary)". Football Quotes (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-13.
- ↑ 2,0 2,1 2,2 2,3 2,4 Quotes, Football (2024-08-29). "50 Alexia Putellas Quotes (Imaginary)". Football Quotes (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-12-29.
- ↑ 3,0 3,1 www.fifa.com https://www.fifa.com/en/articles/putellas-i-never-imagined-id-reach-this-level. Diakses tanggal 2025-12-29.